Nama Brand
ToriKu
Tahun Berdiri
2017
Tahun Diwaralabakan
N/A
Total Investasi
Rp 15.000.000 - Rp 225.000.000
Franchise Fee
N/A
Royalti Fee
N/A
Nama Perusahaan
PT Kofi Nino Global
Alamat
Hotel Perdana Wisata Jl. Jend. Sudirman No.66-68, Bandung 40181

Meski terbilang pendatang baru, namun brand yang satu ini tak gentar mengarungi sengitnya bisnis kuliner di Indonesia. Mengusung nama Sate Jepang Toriku, brand ini langsung melejit namanya hanya dalam waktu yang terbilang singkat. Progresnya inipun membawanya dalam peraih penghargaan The Most Promising Brand 2018.

Bisnis yang sudah berjalan sejak bulan Agustus 2017 lalu ini memang tak sembarangan menawarkan konsep bisnisnya. Meski membawa nama Sate Jepang, namun produk yang mereka jual dijamin akan kehalalannya. Fokus mereka terbagi menjadi tiga yakni Halal, freshness, dan safety and hygenic. “Kami adalah solusi bagi penikmat minuman dan makanan yang peduli akan kehalalannya,” ujar Lisa Marlina, owner Sate Jepang Toriku.

Keunggulan lain dari Sate Jepang Toriku adalah sistem kontrolnya yang sangat mudah. Produk sate yang mereka jual pun tak kalah nikmat dengan sate yang lainnya. Sate Jepang yang dibuatnya memiliki aroma khas asli rempah Indonesia. Satu set menu dibandrol dengan harga Rp 25 ribu sudah termasuk nasi Jepang dan 5 sate Jepang ditambah Tare sauce.

Adapun pilihan sate terdiri dari sate ayam, sate ayam daun bawang (Yakitori style), sate kulit ayam, dan sate salmon ball. Harganya sendiri mulai dari Rp 5000 per tusuknya. Dan ada sate terbarunya yaitu sate yakiniku.

Dalam kurun waktu yang belum genap 1 tahun, mereka telah memiliki 7 gerai yang tersebar. “Dalam promosinya kami menggunakan beberapa food blogers, serta pemanfaatan sosial media dan paid promotion social media,” imbuhnya.

Lanjut Lisa, bisnis ini terbilang sangat potensial. Terlebih bagi mitra bisnis yang baru pertama kali terjun dalam bisnis kuliner Jepang yang halal. Bisnis ini dinilainya seperti membeli business in a box, artinya tinggal pesan, lalu dikirim ke lokasi yang diminta, setelahnya mitra sudah bisa berjualan. Untuk karyawan pun tidak dibutuhkan banyak.

Untuk menjadi mitra Sate Jepang Toriku, mereka menawarkan beberapa paket investasi. Mulai dari tipe booth dengan investasi Rp 15 juta yang disinyalir bisa mengantongi omzet hingga Rp 25 juta per bulan. Lalu untuk paket investasi di dalam mall tipe unit 24 seats ditawarkan invetasi sebesar Rp 100 juta dengan estimasi omzet per bulan Rp 100 juta sampai Rp 125 juta.

Tidak ada franchise fee yang dipatok, hanya saja mita membayar royalti fee sebesar 5% dari gross sales. BEP yang ditawarkan, mitra bisa balik modal dalam 4-5 bulan saja. “Intinnya semua mitra harus konsisten dan konsekuen dengan rasa, ukuran, porsi, service, harga dan kebersihan,” tambahnya.

Targetnya kedepan mereka ingin agar siapapun dapat dengan mudah mendapatkan Toriku dimanapun. Staff Toriku adalah future owners Toriku dengan system bisnis syariah bagi hasil 50:50 setiap staff level supervisor ke atas sudah bisa masuk program ini yang akhirnya bisnis tersebut bisa dimiliki 100% jika dinilai qualified.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi: