Nama Brand
D'Penyetz
Tahun Berdiri
2005
Tahun Diwaralabakan
N/A
Total Investasi
Rp 1.000.000.000 - Rp 2.000.000.000
Franchise Fee
N/A
Royalti Fee
N/A
Nama Perusahaan
N/A
Alamat
Jalan KH. Hasyim Ashari No. 125, (Food District Lt. 4 FC 29 31), Cideng, Gambir, DKI Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10150

Brand kuliner berbasis penyetan yang satu ini sedang berkembang pesat. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan gerainya di lima negara seperti Singapura, Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Myanmar. Target pasarnya middle low dengan harga merakyat.

D’Penyetz awal mula berdiri di Singapura, kebetulan sang pemilik adalah orang Indonesia yang tinggal di negeri merlion sejak 1993. Sebagai pencetus ide ayam penyet pertama waktu tahun 2005 di Orchard Road total saat ini ada 7 cabang di Singapura.

Edy Ongkowijaya, Owner D’Penyetz mengatakan sangat senang dengan achivement The Most Promising Brand 2018. Kedepan akan menjadi motivasi untuk bisa berkarya dan mengharumkan merek lokal yang sudah go international.

Saat ini D’Penyetz mempunyai sekitar 115 outlet secara keseluruhan di Indonesia, Singapore, Malaysia, Brunei Darussalam dan Myanmar. Tahun 2010, D’Penyetz ada permintaan calon investor yang ingin buka di Kuala Lumpur. Pertimbangannya saat itu adalah karena D’Penyetz sangat cocok masuk ke negara tersebut.

“Seperti bahan bahan bakunya, market behaviour dan SDM. Saat ini di Malaysia sendiri sudah ada 24 cabang di Kuala Lumpur, Penang dan Kelantan. Di Singapura sendiri ada 7. Di Brunei ada 3 dan 2 di Yangon (Myanmar) dan 85 outlets di Indonesia (daro Aceh hingga Papua),” ujar Edy menerangkan.

Adapun biaya estimasi untuk modal restoran sekitar Rp 1.2 Milyar hingga Rp 2 Milyar. Dari investasi tersebut sudah termasuk biaya renovasi, alat alat dapur, perabotan, stainless ducting, franchise fee dll. Untuk royalty Edy mematok 5% per bulan. Sedangkan d BEP perkiraan 11 - 24 bulan.

Konsep  yang santai dan tidak terkesan terlalu mewah, dengan bangunan modern dan tetap mengandalkan ciri khas tradisional, D’Penyetz tetap memadukan ciri khas restoran Indonesia. “Kami juga melakukan kerja sama yang baik dengan para awak media, yang sifatnya adalah liputan dari media lokal mapun luar negeri. Tak hanya itu kami juga menggandeng beberapa selebritis tanah air yang sangat antusias dengan D’Penyetz,” ujarnya.

Dari segi menu, D’Penyetz sendiri memiliki pilihan menu. Tak hanya sajian ayam tapi disini juga customer bisa memilih menu daging, ikan, sayuran, hingga nasi goreng.  Edy juga membeberkan dalam jangka dekat ini akan diluncurkan Kids Meal.  “R&D kami sangat aktif dalam meng-crate menu, baik itu menu baru dan menu yang sedang naik daun,” katanya.

Harga yang ditawarkan di D’Penyetz bisa dikatakan relative terjangkau. Mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp 48 ribu customer sudah bisa mencicipi sajian khas D’Penyetz ini. “Kami jarang membandingkan dengan yang lainnya. Tapi yang kita fokuskan bagaimana memilih produk yang tidak bersifat musiman. Selain itu kami juga berkonsistensi dalam innovasi,” ucap Edy.

Dari segi promosi D’Penyetz rupanya mengandalkan Words Of Mouth (WOM). Tidak hanya dari customer tapi juga teman teman, relasi dan juga referensi. Tidak hanya dari segi produk menu, servis  di D’Penyetz sendiri memiliki team support dan Problem-Solution Management yang handal. Untuk digital marketing secara konsisten tetap dijalankan akan tetapi itu bertujuan untuk Awareness dan Brand Retention.

Target Edy kedepan selain memperluas gerai ke seluruh daerah di Indonesia, ia juga tetap mengedepankan visinya yakni  melebarkan sayap ke negara baru ke Australia (Melbourne, Sydney and Perth), Amerika Serikat (California), Canada (Vancouver) dan Korea (Seoul).

Untuk Info Lebih Lanjut, hub:

No HP                           : 0855 8234 499 / 0821 5563 9559

No Telpon                    : 021 – 2944 8469

Alamat Email                : edypenyet@gmail.com

Website                        : www.dpenyetz.co.id

Atau klik button PENAWARAN PELUANG WARALABA dibawah ini

Untuk informasi lebih lanjut hubungi: